Laptop tidak bisa masuk ke Windows dan stuck di layar hitam merupakan masalah yang lumrah terjadi.

Menyebalkan memang, apalagi jika kejadian tersebut terjadi ketika kamu berada dalam situasi darurat.

Jika kejadian laptop tidak bisa masuk ke Windows terjadi pada kamu saat ini, jangan buru-buru bawa ke tukang servis. kamu bisa mengatasi masalah tersebut sendiri.

Mengapa Laptop Tidak Bisa Masuk Windows?

Laptop Tidak Bisa Masuk Windows

Ada beberapa alasan kenapa laptop gagal masuk ke Windows. Berikut beberapa penyebabnya:

# 1. Masalah pada Software

Software yang dimaksud, adalah yang berhubungan dengan sistem.

Software gagal diinstal, ada konfigurasi yang tidak sesuai, atau progress instalasi software yang gagal bisa menjadi penyebabnya.

#2. Update Windows yang Gagal

Saya sendiri mengalami masalah ini beberapa tahun lalu pada laptop kuliah dengan sistem operasi Windows 7.

Pada saat itu karena waktu update sangat lama, terpaksa proses di-cancel dengan cara paksa. Akibatnya, laptop saya sama sekali tidak bisa masuk ke Windows dan tertahan.

Misalnya yang sering terjadi mati lampu

#3. Masalah Virus

Virus di laptop bisa tersebar melalui CD dan USB. Tapi sekarang, setiap saat kamu bisa terkena virus dan malware melalui internet.

Jika parah dan virusnya ganas, ya akibatnya laptop kamu bisa gagal masuk ke Windows.

#4. Masalah pada Hardware

Hardisk biasanya menjadi penyebab utama dari masalah gagal masuk Windows.

Selain gagal masuk Windows, masalah pada hardisk juga bisa mengakibatkan masalah layar biru (Blue Screen of Death).

Cara Memperbaiki Laptop Tidak Bisa Masuk Windows

Bukan hanya satu, ada 8 cara mengatasi masalah laptop tidak bisa masuk Windows 10.

Dan bukan hanya untuk Windows 10, solusi tersebut berlaku juga untuk Windows 8, 7, dan Windows lainnya.

Sebelum melangkah lebih jauh, kamu perlu tahu cara masuk ke Safe Mode Windows.

Ketika kamu masuk ke mode tersebut kamu bisa melakukan beragam pemeriksaan yang nantinya bisa menyelesaikan masalah laptop tidak bisa masuk ke Windows.

Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengakses Safe Mode pada Windows.

  1. Hidupkan laptop.
  2. Tunggu hingga masuk ke layar BIOS.
  3. Kemudian, tekan tombol F8 pada keyboard.
  4. Jika gagal, kamu bisa menekannya berulang-ulang.
  5. Selanjutnya pilih Safe Mode.

Jika kamu sudah tahu dan paham bagaimana masuk ke Safe Mode, maka lanjut ke cara mengatasinya.

1. Restart Laptop/PC

Restart Laptop/PC

Biasanya cukup dengan melakukan restart bisa menyelesaikan permasalahan gagal masuk ke Windows.

Meskipun tampak sepele, tidak ada salahnya mencoba cara sederhana ini.

  1. Hidupkan laptop.
  2. Ketika laptop gagal masuk ke Windows (layar terus menerus hitam). Matikan laptop.
  3. Caranya adalah dengan menekan tombol Power.
  4. Setelah mati, tanpa tunggu lama, hidupkan kembali laptopmu.
  5. Jika sukses, hanya dalam 1 kali percobaan, kamu sudah bisa mengakses Windows.

Bagaimana jika gagal? Jangan gunakan cara ini berulang-ulang. Bisa rusak laptop nantinya. Pakai cara berikutnya.

2. Uninstall Program Menggunakan Safe Mode

Uninstall Program Menggunakan Safe Mode

Karena kamu tahu caranya mengakses Safe Mode pada Windows. Masalah laptop gagal akses Windows bisa diselesaikan dengan melakukan uninstall pada program maupun driver yang bermasalah.

Jika masalah gagal masuk Windows didahului gagal download atau gagal instal program serta driver, maka cara ini paling ampuh untuk menyelesaikan masalah tersebut.

  1. Masuk ke Safe Mode Windows.
  2. Akses Control Panel.
  3. Kemudian, pilih program atau driver yang akan diuninstall.
  4. Selesaikan uninstall dan hidupkan ulang laptopmu untuk melihat apakah cara ini berhasil.

PS: Kamu bisa pakai cara ini kalau menemui laptop hang waktu baru nyala

3. Bantuan Antivirus

Virus dan malware harus dibasmi agar kamu bisa mengakses Windows lagi. Cara ini bisa dipraktikkan dengan catatan, Windows yang kamu gunakan belum benar-benar rusak.

Kamu pasti sudah memasang antivirus dalam laptop kan? Jika belum, kamu bisa menginstal programnya terlebih dahulu. Program tersebut bisa kamu simpan di flashdisk dan instal kemudian setelah masuk ke Safe Mode.

  1. Masukkan program antivirus ke flashdisk. kamu bisa minta bantuan teman atau siapapun untuk mendownload program tersebut dari laptop lain dan memasukannya ke dalam flahsdisk.
  2. Masuk ke Safe Mode Windows.
  3. Instal program antivirus.
  4. Lakukan scan virus.
  5. Mode scan yang kamu pilih adalah Full Scan atau Boot Scan.
  6. Kedua mode tersebut akan memindai seluruh isi komputer sampai akarnya.
  7. Hidupkan ulang laptop untuk menguji apakah masalah selesai atau tidak.

4. Install Ulang Laptop

Install Ulang

Sebenarnya, instal ulang laptop adalah cara pamungkas jika laptop tidak bisa masuk ke Windows.

Untuk pengguna Windows 8 dan 10 tidak perlu khawatir karena kedua Windows tersebut sudah menyediakan fitur instal ulang tanpa DVD atau flashdisk program Windows.

Kamu juga tidak perlu takut kehilangan data karena Windows menyediakan fitur yang mengamankan data yang ada di drive non-sistem (Selain C:).

Supaya lebih aman, direkomendasikan backup data terlebih dulu

5. Lakukan Pengecekan pada RAM

Pengecekkan pada RAM

Solusi selanjutnya adalah dengan melakukan pengecekan RAM secara manual. Cara ini bisa kamu lakukan jika laptop tidak bisa masuk Windows restart terus menerus dan kamu terjebak di layar Start.

  • Bongkar laptop dan cabut RAM yang terpasang di sana.
  • Bersihkan bagian kuningannya dengan menggunakan penghapus.
  • Kemudian, pasang kembali RAM tersebut.
  • Hidupkan kembali komputer untuk menguji solusi tersebut.

6. Lakukan Pengecekan pada Hardisk

Pengecekkan pada Hardisk

Selain mengecek RAM, kamu bisa mengecek hardisk laptop. Sayangnya, jika sampai ada masalah pada hardisk, sangat sulit untuk melakukan perbaikan.

Untuk mengetesnya harddisk bisa dicoba di laptop atau komputer lain. Jika bermasalah, maka mau tidak mau hardisk harus diganti.

7. Menggunakan Sistem Restore

Sistem Restore

Fitur Windows satu ini berfungsi membuat Windows kembali ke kondisi yang telah kamu rencanakan atau simpan sebelumnya.

Sebenarnya untuk memakai fitur ini, kamu harus membuat yang namanya Restore Point terlebih dulu. Tapi tenang, biasanya Windows sudah membuatnya secara otomatis.

Jadi, kamu masih bisa mengaktifkan fitur ini sekalipun tidak membuat Restore Point sebelumnya.

  1. Hidupkan laptopmu.
  2. Saat booting atau masuk ke layar BIOS, tekan F8. Jika perlu berulang-ulang agar bisa masuk.
  3. Selanjutnya, masuk ke Repair Computer.
  4. Cari dan pilih System Restore.
  5. Perhatikan, jika kamu menyimpan Restore Point, maka tinggal pilih.
  6. Jika tidak, lihat apakah Windows menyimpan Restore Point otomatis.
  7. Jika ada, maka aktifkan fitur tersebut.
  8. Ikuti prosedur hingga kamu bisa kembali mengakses Windows.

Kamu bisa pakai juga metode repair, seperti yang sempat saya bahas di BootMGR is Missing

8. Mengganti Perangkat yang Rusak

Mengganti Perangkat yang Rusak

Jika semua cara sudah dilakukan dan gagal mungkin ada perangkat yang perlu diganti. RAM dan hardisk biasanya.

Bukan tidak mungkin, prosesor dan VGA juga perlu diganti. Apalagi semisal kalau mengalami laptop blank.

Untuk menggantinya, kamu bisa pergi ke tempat servis laptop.

Kesimpulan

Jika laptop tidak bisa masuk Windows maka jangan khawatir. Coba dulu langkah-langkah yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Dengan demikian laptop bisa menjadi normal kembali seperti sedia kala. Tapi kalau belum bisa, baru coba servis laptopnya.

Author

Pengguna HP dari jaman PDA, user Windows dan Linux ^^

Write A Comment