Cara Mengatasi Reboot and Select Proper Boot Device

Cara Mengatasi Reboot Select Proper Boot

Reboot and select proper boot device – Para pengguna Windows 7 hingga Windows 10 cukup banyak mengalami masalah ini.

Untuk kamu yang sedang mengalaminya juga, di sini akan dijelaskan solusinya.

Tapi kita mulai dulu dari penyebabnya.

Penyebab Reboot and Proper Boot Device

Reboot and Proper Boot Device

Beda komputer atau laptop tentu beda juga penyebab masalahnya. Error reboot and select proper boot device ini merujuk pada sistem BIOS yang tidak menemukan perangkat boot ketika komputer menyala.

Atau lebih umum juga disebut sebagai gagai booting. Seperti no bootable device found.

Untuk penyebab lebih lengkapnya:

  • Kabel hardisk (SATA) bermasalah, rusak, atau tidak dipasang dengan benar.
  • Hardisk tempat Windows diinstall rusak atau sudah tidak baik kondisinya.
  • Tidak ada partisi yang aktif pada harddisk.
  • Urutan boot di BIOS yang salah.
  • Boot files dan sistem operasi corrupt.

Cara Mengatasi Reboot and Proper Boot Device

Kamu sekarang tahu penyebab dari masalah ini. Karena bisa diakibatkan masalah pada hardware dan sistem, maka solusi untuk mengatasi masalah ini juga akan menyasar kedua aspek tersebut.

Berikut adalah cara mengatasi reboot and select proper boot device di Windows.

#1. Urutkan Ulang Boot Priority di Bios

Urutkan Ulang Boot Priority di Bios

Urutan yang benar dari booting adalah komputer membaca perangkat yang sudah ada Windows-nya.

Kesalahan prioritas pembacaan bisa membuat gagalnya boot dan dan muncul pesan select proper boot device.

Kita harus setting dulu sekuensnya.

  1. Hidupkan atau restart komputer.
  2. Tekan tombol F8 untuk masuk ke menu BIOS.
  3. Pilih menu Boot.
Pilih menu Boot
  1. Akan muncul daftar perangkat yang dibaca BIOS.
daftar perangkat yang dibaca BIOS
  1. Atur agar hardisk (hard drive) yang ada Windows supaya menjadi prioritas atau urutan satu.
Atur agar hardisk (hard drive) yang ada Windows supaya menjadi prioritas atau urutan satu.
  1. Simpan perubahan dengan menekan tombol F10 dan keluar dari BIOS.
  2. Restart komputer dan perhatikan dampaknya.

Cek Juga: Cara Mengatasi Windows Error Recovery

2. Copot Baterai CMOS

Baterai CMOS

Solusi selanjutnya yang bisa kamu terapkan adalah dengan mereset pengaturan BIOS.

Dengan mengembalikan pengaturannya ke awal, maka semua perubahan BIOS akan dibatalkan.

Salah satu cara yang bisa kamu gunakan untuk mereset BIOS adalah dengan menclearkan baterai CMOS.

Cukup lepas baterai CMOS dari komputer atau laptop kemudian pasang kembali.

3. Masuk ke Setting Legacy Boot

Setting Legacy Boot

Ada BIOS bertipe UEFI dimana terdapat setting Legacy Boot yang berpotensi menimbulkan pesan error reboot and select proper boot device.

Menonaktifkan setting ini bisa membantu mengatasi masalahnya. Untuk caranya akses dan masuk ke menu BIOS.

Kemudian temukan opsi Legacy Support. Nonaktifkan opsi tersebut.

Catatan: Tidak semua laptop dan komputer menggunakan BIOS bertipe UEFI. Jadi, solusi ini hanya bekerja pada laptop dan komputer dengan tipe BIOS tersebut.

4. Menggunakan Diskpart

Menggunakan Diskpart

Fungsi utama Diskpart adalah membuat partisi yang tidak aktif menjadi aktif kembali.

Diskpart ini bisa kamu akses melalui media instalasi Windows dan dibuka melalui CMD atau Command Prompt.

  1. Masukkan media untuk menginstal Windows (USB atau DVD).
  2. Kemudian kamu masuk ke Recovery Windows.
  3. Selanjutnya, akses Command Prompt.
  4. Ketik “Diskpart” (tanpa tanda kutip), kemudian Enter.
Diskpart
  1. Ketik “Select disk 0”, kemudian Enter.
Select disk 0
  1. Ketik “List partition”, kemudian Enter.
List partition
  1. Ketik “Select partition 1”, kemudian Enter.
Select partition 1
  1. Ketik “Active”, kemudian Enter.
Active
  1. Partisi berhasil diaktifkan dan efeknya bisa segera kamu lihat setelahnya.

Baca Juga: Bootmgr is Missing? Ini Solusinya

5. Cek Hardisk

Cek Hardisk

Solusi yang ada kaitannya dengan sistem telah kamu coba, bahkan kalau mungkin kamu sudah coba install ulang tapi gagal, mungkin ini ada kaitannya dengan hardisk.

Kamu bisa ikuti beberapa tips berikut:

  1. Cek hardisk apakah terbaca di BIOS atau tidak.
  2. Jika tidak terdeteksi maka memang ada masalah pada perangkat tersebut.

Kamu juga bisa langsung memeriksanya secara fisik.

  1. Buka komputer dan periksa kabel serta hardisk.
  2. Jika kabel SATA longgar maka kencangkan.
  3. Copot dan pasangkan kembali hardisk.
  4. Selanjutnya, nyalakan komputer.

Jika, masih gagal, untuk memastikan hardisk rusak atau tidak, coba pasang hardismu di komputer lain.

Jika gagal juga, maka kamu perlu membeli hardisk baru untuk menyelesaikan masalah ini.

6. Reset Pengaturan BIOS ke Default

Reset Pengaturan BIOS ke Default

Yang terakhir, kalau hardisk kira-kira masih aman (terdeteksi), yang perlu dilakukan ialah mengembalikan pengaturan BIOS ke pabrik.

Caranya kurang lebih seperti berikut:

  1. Hidupkan atau restart komputer.
  2. Tekan F8 atau tombol lain (beda komputer beda tombol) yang akan membawamu masuk ke menu BIOS.
  3. Cari dan temukan opsi untuk mereset BIOS ke default.

Jika sudah simpan perubahan dan restart komputer.

Kesimpulan

Error reboot and select proper boot device dilaporkan banyak terjadi pada laptop ASUS, Acer, Toshiba, dan lain-lain.

Semoga membantu.

Faiz Rahman
Pengguna HP dari jaman PDA, user Windows dan Linux ^^