Penggunaan HP juga nggak lepas dari beberapa masalah yang sering terjadi, salah satunya adalah HP mati sendiri.

HP yang mati sendiri tentunya sangat merepotkan terlebih jika sedang digunakan untuk keperluan yang sangat penting.

Terkadang sebagian orang ketika telah mengetahui bahwa HP yang digunakan mati sendiri akan langsung membawanya ke tukang servis yang tentunya akan mengeluarkan biaya.

Padahal tidak harus demikian.

Penyebab HP Mati Sendiri

Kenapa HP bisa mati sendiri? Nah kalau terdapat masalah pasti juga terdapat penyebabnya kan?

Sebelum Kamu memahami cara memperbaikinya, Kamu juga perlu mengetahui beberapa sebab kenapa HP bisa mati sendiri.

#1. Masalah Pada Status Baterai

Status baterai yang error dengan tidak menampilkan informasi parameter baterai yang benar bisa menjadi penyebab perangkat HP yang tiba-tiba mati sendiri.

Semisal kapasitas baterai yang terlihat pada layar HP masih 90% padahal kenyataanya kapasitas baterai hanya tersisa 10%.

#2. Sistem Crash

Sistem yang crash bisa ditandai dengan HP yang sering terjadi lag ketika digunakan atau kinerja HP yang melambat sebelum akhirnya mati secara tiba-tiba.

#3. Baterai Rusak

Saat di cas indikator baterai tampak mengisi namun ketika di lepas dari pengisian daya, baterai tidak bertambah, hal ini mungkin saja karena baterai sudah rusak.

#4. HP Terlalu Panas

HP yang terlalu panas atau overheat juga bisa menjadi penyebab HP mati secara tiba-tiba dan tidak bisa hidup lagi.

Biasanya hal ini karena pemakaian pengguna yang terlalu lama tanpa henti atau suhu di sekitar HP yang terlalu panas.

#5. Efek Samping dari Proses Rooting

Rooting yang biasanya dilakukan oleh perangkat android memang memiliki beberapa manfaat, namun terdapat juga efek samping dari proses rooting tersebut, salah satunya adalah HP yang akan sering mati sendiri.

Hal ini terjadi karena beberapa komponen di dalam HP tidak kompatibel dengan sistem baru yang dihasilkan dari proses rooting tersebut.

#6. Terdapat Komponen yang Rusak

Walaupun indikator baterai penuh, kalau ada komponen seperti IC Power atau konektor baterai yang rusak tentu akan menyebabkan HP bisa saja mati sendiri.

Cara Mengatasi HP Mati Sendiri

Setelah mengetahui beberapa penyebabnya, saat ini Kamu perlu memahami cara memperbaiki HP yang sering mati sendiri.

Cara-cara yang Saya jelaskan disini dapat Kamu gunakan dengan mudah dan dapat dilakukan sendiri.

1. Bersihkan Cache

Cara pertama yang dapat Kamu lakukan adalah dengan membersihkan file sampah atau cache yang terdapat di dalam perangkat HP yang digunakan.

Berikut ini adalah cara membersih file cache:

  • Langkah pertama yang dapat Kamu lakukan adalah dengan membuka menu settings pada perangkat yang digunakan lalu menuju opsi “Storage”.
  • Disana terdapat beberapa opsi yang menyediakan informasi penyimpanan data, Kamu bisa memilih opsi “Cache data”.
  • Setelah itu akan muncul pop up yang menyatakan sistem akan menghapus file cache di semua aplikasi yang terpasang di perangkat.
  • Langkah terakhir yaitu menekan tombol OK untuk mulai proses penghapusan file cache.

2. Hapus Aplikasi Tidak Penting

Seperti yang sudah Saya jelaskan sebelumnya, perangkat HP yang kinerjanya cukup berat akan membuat sistem menjadi error dan dapat mati secara tiba-tiba.

Nah salah satu penyebab HP yang kinerjanya menjadi berat adalah banyaknya aplikasi yang terpasang.

Jika aplikasi yang terpasang jumlahnya hampir mencapai kapasitas memori, hal ini akan membuat HP menjadi sering lag, dan HP bisa menjadi mati.

Karena itu, silakan hapus aplikasi-aplikasi yang tidak penting.

3. Unroot Android

Rooting pada perangkat android memang memiliki beberapa manfaat, namun juga memiliki beberapa efek samping dari penggunaanya, salah satunya HP yang sering mati secara tiba-tiba.

Saya sarankan lebih baik Kamu melakukan unroot pada perangkat HP yang digunakan agar sistem kembali menjadi normal.

Untuk melakukan unroot Kamu perlu menggunakan aplikasi tambahan, seperti aplikasi SuperSU. Langkah pakainya:

  • Buka terlebih dahulu aplikasi SuperSU yang sudah terpasang, lalu pilih opsi “Full Unroot”.
  • Jika terdapat notifikasi peringatan “Attempt to restore stock boot image…” Kamu bisa memilih tombol “Yes”.
  • Setelah itu tunggu hingga proses unroot berhasil dengan sempurna. Jika proses unroot berhasil, perangkat akan secara otomatis melakukan restart.

4. Lakukan Pengecekan Virus

Adanya virus pada perangkat HP dapat juga menjadi sebab terjadinya HP yang mati sendiri.

Untuk mencegah masuknya atau penyebaran virus yang lebih luas, Kamu dapat melakukan pengecekan virus menggunakan aplikasi antivirus yang terdapat pada perangkat yang digunakan.

Kamu dapat menggunakan aplikasi antivirus tambahan yang telah terjamin kualitasnya seperti, Avast Antivirus, AVG Antivirus, atau Avira Antivirus.

5. Hard Reset

HP yang mati sendiri saat tidak dipakai bisa jadi karena Kamu melakukan update android ke versi terbaru namun terdapat file yang error atau Kamu menggunakan kustomisasi ROM.

Nah untuk mengatasi hal ini, Kamu bisa menggunakan cara hard reset untuk menghapus semua data dan mengembalikan sistem ke sistem bawaan.

Untuk cara menggunakan Hard Reset pada perangkat android, berikut adalah beberapa langkah-langkahnya.

  • Langkah pertama yang dapat Kamu lakukan adalah dengan membuka menu pengaturan lalu pilih opsi “Backup & Reset”.
  • Setelah itu pilih opsi “Factory Data Reset” untuk memulai proses hard reset.
  • Sistem akan otomatis melakukan restart dan menghapus seluruh data yang tersimpan di sistem sebelumnya untuk masuk ke mode recovery.

6. Ganti SIM Card

Hal ini mungkin cukup dikatakan aneh karena tidak sering SIM Card yang digunakan di sebuah perangkat HP dapat menyebabkan masalah hingga HP menjadi mati sendiri.

Namun di beberapa perangkat android, menggunakan SIM Card tentu mengakibatkan perangkat melakukan restart secara tiba-tiba.

Maka dari itu tidak ada salahnya Kamu mencoba untuk mengganti SIM Card.

7. Uninstall Game

Sering kali saat main game Kamu tidak menyadari kalau game tersebut dapat menyebabkan masalah hingga membuat HP menjadi mati sendiri.

Hal ini bisa saja terjadi karena Kamu memasang game dengan versi beta atau game yang tidak kompatibel dengan operasi sistem android yang Kamu gunakan.

Maka dari itu, lebih baik Kamu melakukan uninstall game tersebut selain agar tidak memberatkan kinerja, juga bertujuan agar HP tidak sering menjadi error, rusak, atau mati sendiri.

8. Kembalikan ke Settingan Pabrik (Factory Reset)

Jika indikator baterai masih banyak tapi sering mati atau restart sendiri, artinya HP yang Kamu gunakan memiliki masalah pada file sistemnya.

Untuk mengatasi hal ini, Kamu bisa menggunakan cara factory reset yang berfungsi untuk mengembalikan settingan ke settingan bawaannya.

  • Kamu bisa masuk ke menu pengaturan lalu pilih opsi “setelan tambahan” lalu pilih “Buat Cadangan dan Reset”.
  • Kemudian Kamu bisa pilih opsi “Hapus data aplikasi dan aplikasi yang dapat dibongkar” untuk melakukan back up data.
  • Jika sudah melakukan back up data, kembali ke halaman utama “Buat Cadangan dan Reset” lalu pilih opsi “Factory Data Reset” dan tab opsi “Reset Phone”.
  • Lalu tunggu hingga perangkat HP yang Kamu pakai akan otomatis melakukan restart dan mengaktifkan mode recovery pada sistem barunya.

Sebelum Kamu mengaktifkan fitur factory reset, lakukanlah proses back up file terlebih dahulu agar data-data penting dapat dikembalikan lagi.

9. Lakukan Pengecekan Kondisi Baterai

Baterai menjadi salah satu komponen di dalam HP yang berperan penting untuk menyalurkan daya dan membuat HP menjadi menyala.

Jika HP mati sendiri, bisa jadi salah satu penyebabnya adalah karena kondisi baterai yang bermasalah.

Untuk mengetahui kondisi baterai, Kamu bisa melepas casing bagian belakang dan cek menggunakan multimeter untuk memastikan bahwa baterai yang digunakan apa sudah memiliki tegangan yang sesuai dengan spesifikasi HP.

10. Ganti Baterai

Jika setelah Kamu mengecek baterai dan ternyata baterai tersebut memang bermasalah, satu-satunya cara adalah dengan mengganti baterai tersebut.

Memang baterai lama jika diperbaiki akan bisa digunakan kembali, namun kinerjanya tidak seperti baterai yang masih baru.

Kinerja baterai lama akan jauh menurun dibandingkan saat masih dalam kondisi baru.

Oh ya, bisakah baterai tanam HP diganti? Coba baca juga sebagai referensi.

11. Coba Diamkan HP Sampai Dingin (Jika Overheat)

Nah kalau HP yang Kamu gunakan mati secara tiba-tiba karena suhu baterai yang terlalu panas atau overheat, Kamu bisa mendiamkan HP beberapa saat hingga kondisi suhu baterai sudah stabil kembali.

Untuk mendinginkan baterai, Kamu juga menggunakan beberapa aplikasi tambahan, salah satunya menggunakan aplikasi DU Battery Saver.

  • Langkah pertama adalah membuka aplikasi DU Battery Saver yang telah terpasang pada HP yang Kamu gunakan.
  • Setelah aplikasi terbuka, Kamu bisa memilih opsi “Smart” pada halaman awal aplikasi.
  • Setelah itu pilih opsi “Phone Cooler” di bagian atas layar. Tunggu hingga proses memindai perangkat yang Kamu gunakan berhasil.
  • Jika proses pemindaian sudah berhasil, DU Battery Saver akan memberikan informasi aplikasi apa saja yang membuat suhu HP menjadi meningkat.

Langkah terakhir yaitu pilih tombol “Cool Down” untuk menghapus aplikasi yang sedang tidak digunakan.

PS: Referensi Suhu Baterai Terlalu Tinggi Ini Bisa Kamu Baca Juga

12. Gunakan Aplikasi Pembersih RAM

Aplikasi pembersih RAM memiliki fungsi yang hampir sama dengan fitur “Phone Cooler” pada aplikasi DU Battery Saver, yaitu mengoptimalkan penggunaan RAM secara otomatis.

Aplikasi ini cukup penting karena jika kapasitas RAM sudah terlalu penuh bisa jadi akan membuat sistem menjadi bug, dan HP akan suka mati sendiri.

Kamu bisa memakai aplikasi pembersih RAM rekomendasi berikut:

  • Greenify
  • Clean Master
  • CCleaner

Kesimpulan

Cara-cara mengatasi HP mati sendiri di atas dapat dilakukan untuk semua merk perangkat android, dari Samsung, Xiaomi, Oppo, Asus dan masih banyak lagi.

Caranya yang sederhana dan cukup mudah dipahami membuat Kamu bisa melakukannya sendiri tanpa butuh bantuan orang lain.

Kalau kamu sedang mengalami HP mati total, silakan dibaca juga artikelnya.

Author

Pengguna HP dari jaman PDA, user Windows dan Linux ^^

Write A Comment