Cara Mengatasi Laptop Overheat

Laptop merupakan salah satu perangkat yang sangat dibutuhkan saat ini.

Bahkan hampir semua pekerjaan kini bisa dilakukan dengan menggunakan laptop, dari pekerjaan yang terbilang sederhana hingga yang paling rumit sekalipun.

Akan tetapi, penggunaan laptop yang terlalu berlebihan juga akan tidak baik.

Ketika laptop sudah panas dan kamu tetap memaksakannya, maka akan terjadi overheating, dan biasanya membuat laptop mati sendiri.

Maka dari itu, dengan cara mengatasi laptop overheat yang akan Updetan jelaskan pada artikel yang satu ini, mungkin bisa membantu kamu.

Penyebab Laptop Overheat

 Laptop Overheat

Berikut beberapa hal yang mungkin bisa menjadi penyebab terjadinya overheat di laptop.

  • Sirkulasi udara yang terhambat dan tidak bisa bekerja dengan baik.
  • Penggunaan yang terlalu lama dan membuat hardware laptop menjadi panas.
  • Suhu ruangan yang panas dan berefek pada hardware laptop itu sendiri.
  • Penyimpanan atau peletakan laptop pada permukaan yang panas atau yang menyerap panas.
  • Filter udara pada laptop yang kotor.
  • Penyimpanan laptop dengan kondisi sleep mode  di dalam tas.
  • Adanya virus dan juga mallware.
  • Thermal Paste pada motherboard sudah kering.
  • Fan pada laptop sudah tidak dapat bekerja dengan baik.

Efek Kalau Laptop yang Overheat

Overheat memang sudah menjadi masalah yang sering kita hadapi dalam penggunaan berbagai macam perangkat.

Kasus laptop yang overheat ini tidak bisa kamu biarkan begitu saja.

Mungkin hal ini terlihat tidak terlalu penting, namun jika dibiarkan dapat membuat terjadinya masalah pada hardware dan software laptop yang kamu gunakan.

Cara Mengatasi Laptop Overheat

Dengan mengetahui penyebab utama overheating pada laptop, kita sudah bisa memastikan tentang cara memperbaiki masalah tersebut.

Tentunya cara ini berfungsi untuk berbagai merk laptop seperti HP, Acer, Asus, dan yang lain.

Berikut cara mengatasi laptop overheat saat dipakai atau saat main game yang ada di bawah ini.

1. Angkat Laptop Untuk Beberapa Saat (Pastikan Sirkulasi Udara Baik-baik Saja)

Angkat Laptop Untuk Beberapa Saat

Hal pertama dan biasnya menjadi penyebab utama laptop langsung mati karena overheat ketika digunakan, adalah sirkulasi udara yang kurang baik.

Ketika sirkulasi udara macet atau terhambat, maka bagian dalam dari laptop kamu akan mengalami panas berlebih.

Terhambatnya sirkulasi udara tersebut, biasanya dikarenakan adanya debu atau kotoran yang menghambatnya.

Jadi cara yang paling mudah untuk mengecek apakah sirkulasi udara laptop kamu baik-baik saja, adalah dengan mengangkatnya selama beberapa saat.

Kemudian perhatikan dan raba pada bagian sirkulasi udara. Jika kamu merasakan hawa yang panas melebihi kondisi normal, maka bisa dipastikan terjadi masalah pada sirkulasi udara di laptop yang kamu gunakan.

2. Gunakan CoolPad

Gunakan CoolPad
www.pemmzchannel.com

Mungkin kamu pernah mendengar bahwa penggunaan CoolPad itu sama saja. Namun ternyata hal itu salah, dan sudah dibuktikan sendiri jika penggunaan CoolPad sangat berfungsi dalam membantu memberi suhu dingin pada laptop.

Jadi, disarankan untuk tetap menggunakan CoolPad agar suhu pada laptop yang digunakan dapat tetap terjaga.

Akan tetapi, kamu juga perlu terus memantau kondisi dari CoolPad yang kamu gunakan. Jika CoolPad sudah tidak bisa bekerja dengan baik atau bahkan sudah mati, maka disarankan untuk segera menggantinya.

Pasalnya penggunaan CoolPad yang mati hanya akan membuat kinerja laptop meningkat tanpa memberi efek timbal balik berupa suhu dingin untuk laptop.

3. Pastikan Suhu Ruangan Tetap Dingin

Pastikan Suhu Ruangan Tetap Dingin

Apa kamu percaya jika suhu ruangan akan mempengaruhi suhu laptop? Tentu saja hal itu sangat benar.

Kejadian ini bisa terjadi seperti halnya suhu tubuh kita yang perlahan berubah menjadi panas ketika kamu berada di tempat atau ruangan yang bersuhu panas.

Ketika hal ini terjadi, maka komponen pada laptop akan memanas secara lebih cepat dari umumnya.

Nah, untuk mengatasi hal ini, tentunya kamu harus menghindari penggunaan laptop pada ruangan yang bersuhu panas.

Jika memang tidak ada pilihan lain untuk berpindah ruangan, maka disarankan untuk tetap menggunakan CoolPad.

Selain itu, penggunaan laptop dalam suhu panas harus dibatasi agar laptop tidak bekerja terlalu keras dan membuatnya menjadi overheat.

4. Jangan Simpan di Permukaan yang Panas/Menyerap Panas

Jangan Simpan di Permukaan yang Panas/Menyerap Panas

Pada saat tangamu menempel di sebuah benda dengan permukaan yang hamgat atau panas, maka secara perlahan suhu tanganmu juga akan menjadi panas.

Nah, pastinya hal ini juga berlaku juga untuk kebanyakan benda lain seperti laptop.

Peletakkan laptop di atas permukaan yang panas atau yang menyerap panas, bisa membuat laptop menjadi cepat panas.

Jadi, disarankan untuk menyimpan laptop di atas benda dengan permukaan yang bersuhu dingin.

Kamu juga perlu menghindari penyimpanan laptop pada permukaan yang menyerap panas. Selain itu, disarankan untuk mendinginkan laptop terlebih dahulu sebelum disimpan.

Dengan ini, maka suhu dingin pada laptop akan tetap terjaga.

5. Gunakan Laptop Tanpa Baterai

Gunakan Laptop Tanpa Baterai

Nah, salah satu cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi masalah  ini, yakni dengan menggunakan laptop tanpa baterai.

Dengan ini, maka daya akan langsung tehubung pada motherboard. Namun Updetan sarankan hal ini hanya kamu lakukan dalam kedaaan terdesak saja ya, karena juga dapat berbahaya untuk laptop dalam jangka panjang.

6. Bersihkan Filter Udara Pada Laptop

Ketika filter udara pada laptop kotor, maka laptop akan menjadi overheat dan kemudian mati sendiri.

Jadi kamu perlu melihat pada bagian dalam laptop, apakah filter udara pada laptop tersebut kotor atau tidak.

Namun jika kamu tidak berniat membukanya, Updetan sarankan untuk tidak nekat dan mintalah bantuan pada yang ahli.

Jika kamu memang sudah terbiasa membuka laptop, maka kamu tinggal membersihkan bagian filter udara laptop dengan menggunakan sikat halus.

7. Jangan Menyimpan Laptop Pada Tas dengan Kondisi Sleep Mode

Ketika laptop berada pada kondisi Sleep Mode, hal ini tidak berarti laptop kamu sudah mati dan tidak bekerja atau memproses program berjalan.

Ketika Sleep Mode, laptop akan terus bekerja dan akan membuat mesin juga menjadi panas secara perlahan.

Jadi jika kamu ingin membawa laptopmu ke tempat lain dengan menggunakan tas, Updetan sarankan untuk tidak mengatur Sleep Mode pada laptop.

8. Bersihkan Virus dan Mallware

 Bersihkan Virus dan Mallware

Selain hardware, ternyata laptop yang overheat ini bisa juga dikarenakan adanya masalah pada software.

Salah satu penyebabnya yakni, adanya virus atau mallware di laptop kamu. Ketika laptop terserang oleh virus, maka processor akan bekerja semakin keras.

Dan efeknya, nanti laptop akan terasa panas dan overheat.

9. Lakukan Pengecekan Thermal Paste pada Heatsink

Thermal Paste merupakan sebuah media yang digunakan untuk menghantarkan panas ke processor. Ketika thermal paste ini sudah mengering, maka panas yang dihantarkan tidak baik dan menyebabkan laptop menjadi overheat.

Jadi, kamu perlu membuak casing laptop lalu mengecek apakan thermal paste di bagian atas heatsink sudah kering atau belum. Jika sudah kering, maka kamu perlu menggantinya.

10. Gunakan Aplikasi Pemantau Suhu Laptop (SpeedFan)

SpeedFan

Cara untuk mengatasi laptpp yang overheat ini, juga bisa kamu lakukan dengan bantuan aplikasi ketiga.

Kini sudah ada berbagai macam aplikasi yang memiliki fungsi utama dalam memantau suhu pada processor.

Nah, alangkah baiknya jika kamu menggunakan aplikasi dengan fungsi seperti itu Salah satu aplikasi yang Updetan rekomendasikan adalah SpeedFan.

11. Periksa Kinerja Fan Pada Laptop, Apa Harus Diganti?

Perlu untuk kamu ketahui, jika di dalam processor sebenarnya terdapat sebuah kipas atau fan. Tentunya kipas tersebut memiliki fungsi utama untuk mendinginkan processor.

Nah, apabila kipas ini sudah rusak, maka proses pendinginan processor tidak akan berjalan dengan baik.

Untuk melakukan pengecekan Fan ini, kamu juga harus membuka casing pada laptop tersebut. Dan kamu nanti harus membersihkannya.

Kesimpulan

Jika kamu sudah mengerti tentang penyebab dan cara mengatasi laptop panas langsung mati seperti yang sudah Updetan jelaskan di atas, tentu kamu sudah tidak khawatir jika mengalami masalah ini.

Kamu juga tidak perlu membawa laptopmu ke tempat servis dan menghabiskan dana yang tidak sedikit. Jika kamu bisa menanganinya sendiri, kenapa harus meminta bantuan dari orang lain kan?

Faiz Rahman
Pengguna HP dari jaman PDA, user Windows dan Linux ^^