Cara Mengatasi Sistem UI Telah Berhenti

Pernahkan kamu ketika sedang menggunakan HP, tiba-tiba muncul sebuah pesan yang berisi “Sistem UI Telah Berhenti”?

Jika hanya muncul satu kali saja, mungkin tidak terlalu merepotkan dan dapat langsung diatasi.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, saya akan kasih tahu kamu tentang cara mengatasi Sistem UI telah berhenti melalui artikel yang satu ini.

Sistem UI Itu Apa?

Tahukah kamu apa itu yang dimaksud dengan Sistem UI? Secara ringkasnya, Sistem UI ini merupakan desain untuk antarmuka pada OS Android, mulai dari tombol menu, icon aplikasi, dan yang lain sebagainya.

Tanda-tanda jika terdapat masalah atau error, maka akan muncul pesan tulisan berupa “Sistem UI telah berhenti”.

Bahkan jika kerusakannya sudah parah, HP kamu tidak akan bisa masuk ke dalam menu.

Penyebab Sistem UI Berhenti

Masalah berupa pesan berisikan tulisan “Sistem UI Telah Berhenti” terus-menerus ini, bisa karena beberapa hal seperti berikut:

#1. Sistem yang Tidak Stabil

Sistem operasi yang berjalan namun tidak stabil, maka akan membuat Sistem UI tidak bisa bekerja dengan baik.

Bahkan hal ini juga bisa membuat Sistem UI berhenti. Hal ini yang kerap terjadi pada beberapa HP Android.

#2. RAM yang Penuh

RAM memiliki hubungan yang erat dengan Sistem UI. Perlu untuk kamu tahu, jika pekerjaan yang dilakukan oleh Sistem UI ini mengambil ruang dari sebagian kapasitas pada RAM.

Jadi jika RAM sudah penuh, maka dapat membuat Sistem UI di HP menjadi berhenti.

#3. Launcher yang Bermasalah

Selain RAM, Sistem UI juga akan terhubung pada launcher agar bisa bekerja. Ketika terjadi masalah baik itu bug ataupun error, bukannya tidak mungkin akan muncul sebuah pesan berisikan “Sistem UI Telah Berhenti”.

Baca juga Cara Perbaiki Launcher Telah Berhenti

#4. Update Sistem yang Gagal

Seperti yang telah diketahui, update pada sistem ini tidak akan selalu memberikan hasil yang baik terutama jika gagal.

Bahkan kegagalan yang terjadi ketika update sistem ini, juga bisa menjadi cikal bakal masalah pada Sistem UI  yang membuatnya harus berhenti.

#5. Efek dari Root

Mungkin kamu telah melakukan root pada HP kamu dengan suatu tujuan tertentu. Akan tetapi, root ini bisa saja membuat sistem pada HP menjadi tidak stabil.

Nah, jika sistem Android sudah tidak stabil, bisa saja Sistem UI pada HP tersebut secara terpaksa harus berhenti.

Cara Mengatasi Sistem UI Telah Berhenti

Jika dilihat dari penyebab masalah tersebut di atas, maka dapat dikatakan jika masalah ini rata-rata berasal dari sistem saja.

Berikut beberapa cara yang perlu kamu coba:

1. Bersihkan Cache

Dalam operasionalnya, Sistem UI akan selalu menghasilkan data sementara yang disebut dengan cache setiap hari.

Ketika data-data sementara ini sudah mulai banyak dan menumpuk, maka bisa saja menjadi masalah pada Sistem UI itu sendiri. Untuk itu, cobalah untuk hapus cache tersebut.

Cache Sistem UI

Data sementara yang perlu kamu hapus pertama, adalah data semenatara atau cache dari Sistem UI itu sendiri.

Bahkan disarankan untuk menghapus cache ini secara rutin. Jika kamu belum tahu bagaimana caranya, berikut ini beberapa tahapan yang harus diikuti:

  1. Pertama, bukalah aplikasi pengaturan atau Settings pada HP kamu.
  2. Setelah itu, pilih menu Aplikasi dan cari pilihan Sistem UI.
  3. Jika sudah ketemu, tap pada opsi ini dan tap lagi pada menu Penyimpanan.
  4. Terakhir, pilih opsi bertuliskan Hapus Cache dan juga Hapus Data.

Dalvik Cache

Apabila HP yang kamu gunakan sudah di-root, maka kamu juga perlu menghapus dalvik cache.

Sebenarnya penghapusan dalvik cache ini cukup mudah. Namun Klmu hanya membutuhkan aplikasi khusus dengan cara sebagai berikut:

  1. Download dan Install aplikasi bernama Easy Cache Wiper dari Google Playstore lebih dulu.
  2. Jika Easy Cache Wiper ini sudah berhasil diinstal, maka bukalah aplikasi tersebut.
  3. Setelah itu, izinkan akses untuk superuser dan tap pada tombol Quick Wipe.
  4. Tunggu hingga proses pembersihan cache selesai, dan HP kamu akan reboot secara otomatis.

2. Update OS Android

Sesuai dengan yang tadi saya bilang, update pada OS bisa membuat masalah atau bug. Namun, hal itu tidak selalu benar loh. Terkadang, update OS ini malah memperbaiki masalah dan juga bug yang terjadi sebelumnya.

Untuk itu, berikut beberapa tahapan dalam update OS Android:

  1. Tahap pertama, bukalah aplikasi Setting pada HP yang kamu gunakan.
  2. Setelah itu, tap pada opsi menu yang bertuliskan Tentang Ponsel.
  3. Nah, dalam menu tersebut kamu akan melihat sebuah tombol Pembaruan.
  4. Jika pembaruan OS pada HP kamu memang tersedia, maka lakukanlah update.

Baca juga Cara Mengatasi Aplikasi Muncul & Terbuka Sendiri di Android

3. Restart HP

Mungkin hal ini memang terlihat tidak terlalu efektif. Namun pada kenyataannya, restart HP mampu menangani berbagai masalah termasuk juga dengan keluarnya pesan Sistem UI Telah Berhenti.

Untuk melakukan restart HP yang benar, kamu perlu mengikuti metode yang ada di bawah ini:

  1. Pastikan terlebih dahulu jika tidak ada satu aplikasi pun yang masih berjalan dengan menggunakan Task Manager.
  2. Jika sudah, maka tekan tombol power selama beberapa saat hingga muncul beberapa opsi.
  3. Nah, kamu tinggal mentap pada opsi restart dan HP Kamu akan restart secara otomatis.

4. Factory Reset

Dapat dikatakan bahwa factory reset atau reset data pabrik ini, sangat manjur digunakan untuk mengatasi berbagai masalah.

Hal ini karena factory reset akan membuat pengaturan HP kamu menjadi kembali seperti awal. Berikut cara factory reset yang bisa kamu coba lakukan:

  1. Pertama bukalah aplikasi pengaturan atau Setting di HP kamu.
  2. Setelah itu, cari dan pilih menu bernama Cadangkan dan Setel Ulang.
  3. Pada menu tersebut, pilih opsi bertuliskan Kembalikan ke Setelan Pabrik.
  4. Terakhir, kamu hanya perlu mengikuti panduan yang diberikan di HP kamu.

5. Pastikan RAM Tidak Penuh

Seperti penjelasan saya yang ada di atas, RAM yang terlalu penuh bisa membuat Sistem UI di HP kamu berhenti.

Untuk itu, lamu perlu memastikan jika RAM tersebut masih menyisakan banyak ruang kosong dengan cara berikut ini:

  1. Hal pertama yang harus dilakukan, adalah menginstal aplikasi bernama Memory Info terlebih dahulu.
  2. Jika sudah, maka buka aplikasi tersebut dan pilih tab RAM. Maka kamu akan melihat kapasitas yang tersedia pada RAM HP Kamu.
  3. Apabila RAM sudah terlalu penuh, kamu perlu menghentikan aplikasi-aplikasi yang masih berjalan termasuk yang ada di latar belakang.

6. Bantuan Aplikasi Penghapus Cache/Trash/Junk.

Selain mampu digunakan untuk memberiskan file sampah, aplikasi penghapus cache ini juga mampu membuat sistem pada HP Kamu menjadi optimal sehingga bisa lebih ringan dan juga stabil.

Untuk saat ini, memang terdapat banyak aplikasi penghapus atau pembersih yang bisa kamu dapatkan melalui Google Playstore. Beberapa aplikasi tersebut seperti Clean Master, Avast Cleaner, Ccleaner, dan masih banyak lagi yang lain.

Kamu bebas untuk memilih salah satu aplikasi yang menurutmu nyaman digunakan dan tentunya bisa membantu mengatasi masalah.

7. Flash Ulang

Flashing ulang ini dilakukan dengan tujuan mengganti sistem pada HP kamu yang lama dengan sistem yang baru.

Namun, untuk melakukan metode flashing ulang ini, kamu perlu menggunakan komputer ataupun laptop.

Untuk fashing ulang tersebut, kamu perlu mencarinya sendiri di Google. Hal ini dikarenakan setiap tipe dan merek HP memiliki tahapan dan tata cara untuk flashing ulang yang berbeda antara satu dengan yang lain.

8. Unroot

Rooting pada HP Android ini, memang memberikan berbagai manfaat. Namun tentunya kamu sudah tahu jika root ini juga memiliki banyak efek samping, salah satunya adalah masalah pada sistem dan pesan “Sistem UI Telah Berhenti” terus muncul.

Oleh sebab itu, cobalah untuk melakukan unroot pada HP kamu yang sudah terlanjur di-root.

Hampir sama seperti flashing ulang, proses unroot ini juga perlu kamu sesuaikan dengan aplikasi root yang dulu digunakan. Biasanya dalam aplikasi tersebut ada opsi untuk melakukan unroot.

9. Uninstall Update di Playstore

Ketika update otomatis pada Google Playstore berjalan, maka penggunaan dari RAM akan semakin tinggi. Selain itu, Ram yang dalam kedaan tersebut juga bisa membuat beberapa sistem berhenti.

Untuk itu, kamu bisa mencoba uninstall update di Google Playstore dengan cara berikut ini:

  1. Buka aplikasi Setting atau pengaturan yang ada di HP kamu.
  2. Setelah itu, pilihlah menu Aplikasi dan cari Google Playstore.
  3. Jika sudah ketemu, maka buka aplikasi tersebut dan tap pada tombol “Hapus Pembaruan”.
  4. Agar sistem HP kamu bisa berpikir secara normal dari awal, alangkah lebih baik jika kamu restart HP tersebut terlebih dahulu sebelum kembali menggunakannya.

Baca juga Sayangnya Proses Android.Process.Media Telah Berhenti

10. Gunakan Aplikasi Keamanan

Jika virus atau malware menyerang sistem di HP, maka secara tidak langsung akan membuat sistem menjadi bermasalah.

Jika sudah begitu, maka bukannya tidak mungkin jika muncul pesan dengan tulisan “Sistem UI Telah Berhenti” secara terus menerus.

Nah, salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan aplikasi keamanan yang sudah banyak tersedia di Google Playstore.

11. Bawa Ke Tukang Servis

Beberapa metode seperti flashing ulang juga bisa menghilangkan garansi dari HP kamu loh, kamu harus sangat berhati-hati dalam melakukannya.

Jika Kamu merasa tidak yakin ataupun sudah menyerah untuk mengatasi masalah yang satu ini, maka tidak ada piliha lain lagi.

Kamu perlu untuk membawa HP yang memiliki masalah satu ini menuju ke tempat servis HP, biasanya tukang servis itu sudah langsung tahu cara untuk mengatasi masalah ini.

Kesimpulan

Beberapa cara mengatasi Sistem UI telah berhenti yang sudah saya jelaskan di atas, bisa diterapkan untuk berbagai merek HP seperti HP Advan, Lenovo, Sony, Xiaomi, dan Asus Zenfone.

Kamu hanya perlu menyesuaikan setiap tahapan-tahapannya sesuai dengan HP yang Kamu pakai sehingga sistem ui berhenti dapat teratasi dengan benar.

Faiz Rahman
Pengguna HP dari jaman PDA, user Windows dan Linux ^^